Minggu, 05 Februari 2017

"Bercahaya" untuk Kesekian Kalinya

"Coba diam sebentar, Ustadzah punya kabar gembira", rayu saya pada krucil (hehe salah satu jurus biar mereka bisa diam adalah dengan menyampaikan "kabar gembira"). Kalau anak putri yang dengar kata "kabar gembira", pasti deh langsung dinyanyiin... 😅 (Kabar gembira untuk kita semua... kulit durian, kini ada durinya.... bla bla bla...).
"Apa Ust? Apa Ust?", suaranya langsung terdengar bersahut-sahutan.

(Hening sejenak.....)

"Besok Sabtu, Insya Allah... kita mau outdoor study ke Pabrik Kerupuk Tengiri ", jawab saya menerangkan. Tentu saja kabar tersebut langsung disambut dengan antusias oleh para krucilsss. Pertanyaan pun mulai bermunculan, dari A sampai Z, sampai-sampai saya bingung mau menjawabnya.

(tanya jawab pun berlangsung --- panjang kalau mau diceritakan 😅)
 *****

Keesokan harinya, giliran saya mengumumkan perlengkapan apa saja yang harus dibawa krucilsss (udah pada ribut banget ini disini, masalahnya armada yang akan mengangkut kami belum lengkap, belum cukup 😅).

"Ust... kalau mobilnya nggak cukup gimana? yang nggak kebagian mobil mau naik apa?", salah seorang krucil bertanya dengan ekspresi yang cukup..... ya.... bisa dikatakan bingung dan panik.

"Kalau nggak kebagian mobil ya berarti nggak ikut, tinggal di kelas, ngerjain tugasss", ledek saya. Hihi protes langsung melayang dari sana sini (ok fine, ustadzah cuma bercanda, Insya Allah diusahakan).
 ******

Masih ingat tentang keribetan krucillsss yang pernah saya ceritakan? iyaaa, keribetan itu terulang lagi malam itu. Malam sebelum keberangkatan kami ke Kota Bercahaya. Tapi saya pikir itu adalah salah satu ritual yang tidak boleh dilewatkan sebelum berkegiatan dengan krucil, kurang afdol... hehe... Mulai dari keribetan minta dipilihkan sandal, minta difotokan, tanya perlengkapan (meski sudah diumumkan dan dibagikan surat), curhat nggak sabar segera hari H, dan masih banyak lagi. Ribet? memang, tapi disitulah seninya. saya aja kadang suka ketawa-ketiwi sendiri ketika harus membalas (iya dibalas, karena malam itu tanyanya lewat sosmed) satu-persatu pertanyaan krucil. Sampai....malam yang seharusnya digunakan untuk kemas-kemas dan istirahatpun ternyata masih ada yang ngambek-ngambekan sama temannya 😓😒. Ok baiklah kita tinggalkan keribetan yang satu ini yaaa.....
******
Hari H......
Pagi ini mobil sudah berjajar rapi di halaman gd. 1. Krucilss juga sudah siap berbaris dengan ibu negara di halaman gd. 2 (saya mampir gudang dulu, ambil bolaaa, yang ternyata setelah dibawa enggak dipakai, mmm). Sekitar pukul 07.00 WIB kami meninggalkan sekolah menuju kota "bercahaya". Mobil yang saya tumpangi adalah mobil ke-21 (total ada 26), kebetulan juga keluar gerbang agak di barisan belakang. Tapi yaaa... lagi-lagi emang rejeki anak soleha (eh, ustadzah soleha maksudnya... 🙊🙊🙊 aamiin), ternyata setelah kurang lebih 2 jam perjalanan, mobil yang saya tumpangi tiba di TKP pertama kali (yihaaaaa, istirahatnya bisa lamaan dikit).
******
Setelah semua berkumpul, the krucilers dikumpulkan dan dibariskan sesuai kelompoknya. Kunjungan pertama kami adalah ke pabrik pengolahan kerupuk tengiri. Karena jumlah krucill yang cukup banyak (sekitar 166, padahal cuma kelas 4 😀), akhirnya kami masuk ke pabrik secara bergilir dan yang beruntung mendapat giliran pertama adalah anak putri.

#nunggu dulu deh


Murojaah dulu yaaaa

Masih nunggu antrean

Yeeeay hampir tiba gilirannya

udah di pabriknya nih, dekat kolam ikannya

ruang pengemasan sekaligus penimbangan
(Foto di pabrik nggak lengkap)

terakhir ke outletnya --- beli oleh-oleh....
(Sekaligus sebagai kegiatan penutup di pabrik)
******
*Destinasi Kedua .......
"TELUK PENYU", begitu kami masuk pintu gerbang (tempat pembayaran karcis masuknya) mata kami langsung tertuju pada tulisan tersebut. Tulisannya seolah-olah menyapa, menyambut kami dan mengatakan "Selamat Datang di Teluk Penyu"... (respsionis kali ah, menyambut). Teluk Penyu ini adalah salah satu kawasan wisata yang ada di Kota Bercahaya ini. Kebetulan jaraknya tidak jauh dari Pabrik Kerupuk yang kami kunjungi sebelumnya, sehingga kami memutuskan untuk singgah di sini sebelum melanjutkan perjalanan pulang kami (ngapain kesini? mensyukuri nikmat Allah, semoga keimanan kami bertambah, Ya Allah... aamiin).

nunggu giliran lagiii
seneng ust......
formasi anak putri lengkap

 Ini nih yang keasyikan sampai nggak denger kalau dipanggil
 Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang engkau dustakan?
(Senengeeee cah......)

 
 Buat istana pasir meski sendirian

Ngawasi krucils yang mencar mencar, agak lelah yaaa 😅

Mana cuacanya panasss sekaliiii

Ngaso dulu setelah bebersih, sembari menunggu teman yang sedang mandi

Udah keren Ust....

Lapar Ust....

Lapor dulu sama yang masih kasih kesempatan hidup
(Menuju tempat wudhu)







Tidak ada komentar:

Posting Komentar