Malam ini dapat ilmu lagi
nih…. 😊😊😊
Kebetulan hari ini lagi
nggak mudik, jadi jangan sia-siakan….hehe….. (Ingaaatt!!! kalau nggak mudik,
setidaknya harus ada minimal satu kebaikan yang dikerjakan lho yaaaa…)
Jadi ceritanya, sore ini
seperti habis dapat hidayah saya…. 😁 (Alhamdulillah yah…. 😌) sehingga, pengen
banget nyatronin Ust. Syafiq + Ust. Khalid di y**t***. Sebenernya ada beberapa
tema yang sengaja banget pengen dilihat juga siiih.... (karena lagi banyak bertanya-tanya
tentang ini itu). Nha, nggak sengaja ni mata cantik tetiba ngelirik ke salah
satu judul kajian yang emang pas banget untuk kita tahu saat ini. Iyap,
judulnya adalah tentang “keutamaan 10
hari pertama di bulan Dzulhijjah”. Pas banget kan? Sebentar lagi kan kita
akan memasuki bulan Dzulhijjah tuh (tinggal menghitung hari). Ibarat orang yang
mau bepergian, maka harus ada bekalnya. Nha sama tuh… Kita, sebelum melewati
Dzulhijjah juga harus cari bekalnya dulu. Supaya apa? Supaya Dzulhijjah kita
bermakna dan nggak berlalu sia-sia.
Disebutkan bahwa ”Tidak ada hari-hari di sepanjang tahun yang
lebih Allah sukai (pahalanya lebih besar) dibanding 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah)”. Bahkan sebagian ulama juga berpendapat bahwa:
amal sunah sekecil apapun yang dilakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah
itu lebih baik dari jihad fi sabilillah. Bayangkan! Jihad aja kalah sama amalan
sunah (yang dilakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah), apalagi amalan yang
wajib. Iya kan? Iya dong? Nha belum selesai ya.. ada pengecualian ternyata. Apa
itu? Jika ada seseorang yang berjihad (berperang) dengan membawa jiwa dan
seluruh hartanya, lalu ia tidak membawa pulang satu pun dari keduanya (mati
sahid), maka hal tersebut kedudukannya menyamai amal sunah sekecil apapun yang
dilakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Tuh kan? Kedudukannya baru
menyamai lho… padahal jihad. Berarti, hal ini mengisyaratkan bahwa betapa
istimewanya 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah. Bahkan disebutkan pula bahwa 10
hari pertama bulan Dzulhijjah itu lebih baik dari 10 malam terakhir di bulan
Ramadhan. Kenapa? Saat 10 malam terakhir di bulan Ramadhan kita memang
dianjurkan untuk mencari satu malam yang istimewa yang kedudukannya lebih baik
dari 1000 bulan (yaitu laelatul qodar). Tahu kan laelatul qodar?? (tetangga saya... #eh 🙊🙊🙊). Laelatul qodar, yaitu malam yang jika kita (beruntung)
mendapatkannya, maka amalan yang kita kerjakan di malam tersebut, dihitung
seperti seakan-akan kita kerjakan selama 1000 bulan (sekitar 83 tahun). Tapi…..kita
kan dianjurkan mencari laelatul qodar tersebut (diutamakan) di malam ganjil (nggak setiap hari).
Sedangkan untuk 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah, Allah menganjurkan agar
kita melaluinya (setiap hari) dengan
memperbanyak amal soleh (Tafsir Al-Fajr: 1-3).
Hal ini disebutkan juga dalam
hadist yang di riwayatkan oleh Bukhari yang bunyinya:
روى البخاري رحمه الله
عن ابن عباس رضي
الله عنهما أن النبي
صلى الله عليه وسلم
قال : ما من أيام
العمل الصالح فيها أحب
إلى الله من هذه
الأيام – يعني أيام
العشر – قالوا : يا
رسول الله ولا الجهاد
في سبيل الله ؟
قال ولا الجهاد في سبيل
الله إلا رجل خرج
بنفسه وماله ثم لم
يرجع من ذلك بشيء
Diriwayatkan
oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari dimana amal shalih pada
saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari
dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi
sabilillah ?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang
yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan
sesuatu apapun”.
Lalu amalan-amalan apakah
yang harus kita lakukan di 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah? Simak yuuuuk….
Amalan-amalan
yang bisa dilakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah:
1.
Haji
Bagi
setiap muslim/ah yang sudah mampu, haji adalah sebuah kewajiban. Bagi yang
belum, marilah kita berlomba-lomba untuk memampukan diri, mengupayakan agar
bisa melaksanakan rukun islam yang ke-5 ini (setidaknya niat dulu yuuuuk…..sembari
memikirkan + usaha gimana caranya supaya bisa lekas berhaji. Aamiin.... 😇).
2.
Qiyamul
lail (sholat malam)
Inget
yaaa, qiyamul lail itu banyak macamnya, bukan cuma tahajud. Witir, hajat,
istikharah, tarawih (dan masih banyak lagi), juga termasuk qiyamul lail
3.
Puasa
9 hari (pada tanggal 1-9 Dzulhijjah)
Bagi
yang mampu (tidak ada udzur yang syar’i) sangat dianjurkan untuk berpuasa di
tanggal 1-9 Dzulhijjah. Tanggal 10nya enggak????? kan lebaran haji (Idul Adha) 😄.
Ingeeeet, baik Idul Adha maupun Idul Fitri, kita tidak diperbolehkan untuk
berpuasa yaaa…. Begitu juga dengan tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah (hari
tasyrik). Terus gimana kalau nggak kuat selama 9 hari?? Silakan berpuasa selama
beberapa hari saja, semampunya (kurang dari 9 hari). Dan jika ini dirasa masih
berat, maka minimal puasa di tanggal 9 Dzulhijjahnya (Puasa Arafah). Kenapa minimalnya harus
tanggal 9? Kenapa bukan tanggal 2 atau 3 nya? Karena…. Puasa arafah punya
keistimewaan. Apa? Yaitu akan diampuni dosanya 1 tahun yang lalu dan 1 tahun ke
depan (syarat dan ketentuan berlaku yaaaa). Ooh... kalau selain tanggal 9 berarti nggak istimewa??? Ya istimewa dong.... tapi yang tanggal 9 lebih istimewa lagi... 😊.
Terus
gimana kalau ada yang (sengaja) melewatkan puasa 9 hari di tanggal 1-9
Dzulhijjah ini? Dosa? Enggak sih… Cuma kok kayanya perhitungannya payah amat
yaaah…. 🙊🙊🙊#uppsss. Gimana enggak? dikasih kesempatan langka kok disia-siain. Coba
deh buat yang mba-mba atau mas-mas, gimana perasaan kamu ketika kamu tahu, barang yang
sangat kamu suka lagi di diskon besar-besaran dan itu udah jadi idam-idaman
kamu banget. Eh, tapi kamu sengaja abai, padahal yang lain berebut mendapatkannya. Atau
saat kamu tahu gebetan mau datang ke perpus, tapi kamu cuek aja malah milih ke
kantin. Jadilah itu gebetan kamu kecantol orang lain (#eh 🙊🙊🙊). Pasti deh rasanya
arghhhh banget (yang pernah ngerasain ini pasti ngerti, hehe.. 😅😅😅). Lho…lho…. Terus,
emangnya, balasan puasa di tanggal 1-9 Dzulhijjah itu diskonan belanjaan or
gebetan??? Ya bukanlah…. Tapi maghfiroh… ampunan… sebagai manusia yang tak
pernah luput dari dosa, pasti pengen dong dapat ampunan dari Sang Khaliq??? Booong
banget kalau bilang enggak. emang udah siap masuk neraka? (#eh 🙊🙊🙊)
Nb:
Oh iya, Idul Adha itu juga dikatakan lebih afdhal dari Idul Fitri yaaa. Kenapa?
Karena saat Idul Adha, setelah sholat ied, kita dianjurkan untuk melaksanakan
ibadah lain (yaitu ibadah qurban), sedangkan idul fitri tidak (maksudnya tidak
ada ibadah khusus yang dikerjakan setelah sholat ied. Jadi yang mau berkunjung
ke rumah sanak saudara boleh, yang mau tamasya boleh, yang mau maaf-maafan juga
boleh. Nggak khusus).
Nha
ngomong-ngomong soal idul adha, bagi yang mau berqurban, ingat ya… batas akhir
potong kuku atau cukur rambut yaitu tanggal terakhir di bulan Dzulqo’dah yaaa (berarti
tanggal 22 Agustus 2017).
مَنْ كَانَ لَهُ ذِبْحٌ يَذْبَحُهُ
فَإِذَا
أُهِلَّ
هِلاَلُ
ذِى الْحِجَّةِ
فَلاَ يَأْخُذَنَّ
مِنْ شَعْرِهِ
وَلاَ مِنْ أَظْفَارِهِ
شَيْئًا
حَتَّى يُضَحِّىَ
“Siapa
saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1
Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban
4.
Memperbanyak
membaca al-quran
Ingeeet,
baca sehuruf aja dinilai 10 pahala kebaikan. Apalagi kalau lebih banyak yang
dibaca. Semakin banyak kebaikan juga yang akan kita dapatkan (Aamiin…).
5.
Memperbanyak
sodaqah
Ingeeet,
Allah selalu mengembalikan lebih yaaaa…. (Allah kan baik)… sesungguhnya ketika
kita bersodaqoh kepada orang lain, sebenernya kita sedang bersodaqoh untuk diri
sendiri. Ketika kita mendoakan orang lain (apalagi diam-diam), sesungguhnya
kita juga sedang mendoakan diri kita sendiri (kok bisa?? Iyalah, kan malaikat
yang balas doain kita, dengan doa yang sama. Makanyaaaa banyak-banyak doain
orang… hehe… diam-diam yaaa).
6.
AAS
Masih
inget singkatan AAS? Akselerasi Amal Saleh. Masih inget kan gimana caranya??? Ajak
yang lain dalam kebaikan ….
7. …
(tanda
“…” apaan maksudnya??? Kata senior
yang ahli matematika sih itu artinya “dan
seterusnya”. Jadi selain ke-6 amalan di atas, yuuuuk lakukan juga
amalan-amalan soleh lain (tentukan sendiri). Ingaaat, amalan sunah sekecil apapun
(yang dilakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah) itu lebih baik dari jihad
fi sabilillah lhooo….
Wallahu a'lam bishawab (dan Allah lebih mengetahui yang sebenar-benarnya)...
Semangaaat!!!! 💪💪💪
Ayooook kita bareng-bareng berlomba-lomba dalam kebaikan… 😊😊😊
