“AAS” adalah topik materi yang
saya peroleh di hari Rabu kemarin. Apaan sih AAS? AADC kaliiii.. hehe, bukan…
AAS, Akselerasi Amal Saleh..
(bukan cuma sekolah ya ternyata yang ada sistem akselerasi, hehe π).
Kenapa kita butuh tahu tentang ini? Iyaa, jadi begini….
Bismillahirrahmanirrahim….
Di awal kajian, pemateri selalu
mengingatkan tujuan hidup kita apa?? Tentunya kehidupan akhirat (yang kekal)
yang baik, yaitu dengan mendapat surga (betul tidak??? coba koreksi tujuan
utama hidup kamu). Lalu pemateri bertanya bagaimana caranya kita bisa
masuk surga? Sebenarnya ada banyak cara, tapi kebanyakan dari kami (peserta
kajian) menjawab dengan kompak yaitu dengan memperbanyak amal saleh. Mendengar
jawaban kami, Si Pemateri pun bertanya balik “yakin amal saleh kita bisa
membuat kita masuk surga?” dengan nada seolah mengetes keyakinan kami. Dan
sungguh tercengang saya dibuatnya oleh jawaban Si Pemateri. “Bukan, bukan
karena amal saleh, kita bisa masuk surga, tapi karena rahmat Allah”, ini sesuai
sabda Nabi dalam hadist yang artinya:
“Tidak ada amalan
seorangpun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan menyelematkannya dari
neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah” (HR.
Muslim no. 2817).
Kamu paham?? Terus terang saya butuh waktu sedikit
lebih lama untuk mencerna sampai akhirnya agak paham (ini pun baru agak paham
lho yaaa π
).
Kalau amal saleh kita tidak menjadi penyebab kita
masuk surga, lalu pertanyaannya adalah “kenapa kita harus beramal saleh?”.
Iyaaa kannn???
Jadi, sebenarnya tidak ada yang sia-sia dengan
amal-amal saleh yang telah kita lakukan. Kenapa? Karena amal-amal saleh yang
telah kita lakukan tersebut adalah salah satu cara untuk memperoleh
rahmat Allah. Selain itu, banyak sedikitnya amal saleh yang kita lakukan itu
akan menentukan di derajat yang mana, di level yang mana kita akan menempati
surganya Allah (tentunya dengan rahmat Allah yaaa). Tapi kalau kita mau
menginstropeksi diri, pastilah dalam beramal saleh, kita masih memiliki banyak
kekurangan, tidak sempurna. Contohnya aja sholat. Jujur deh, pasti dalam
melaksanakan sholat, terkadang masih banyak urusan dunia yang melintas di
kepala. (Pengalaman saya sendiri yaitu susah sekali selama sholat, bener-bener
fokus sama sholatnya. iya... yang tiba-tiba ingat A lah, ingat B
lah....). Kenapa sih yaaaa? Karena ternyata yang mungkar selalu saja
memerangi yang ma’ruf (udah mirip sinetron yaaa, atau sinetronnya yang mirip
kalimat saya barusan yaaa??heee π ). Siapakah “yang mungkar” itu????
Mari kita simak.
Sesungguhnya dalam melakukan kebaikan itu tidaklah
mulus dan mudah, kita punya 3 musuh yang harus kita kalahkan, agar misi
menjalankan kebaikan bisa berhasil. Siapa 3 musuh itu?
1. Yang pertama adalah setan (lagi-lagi setan…..π)
2. Hawa nafsu
1. Yang pertama adalah setan (lagi-lagi setan…..π)
2. Hawa nafsu
Sebagaimana firman Allah dalam surat Yusuf yang
artinya:
“Dan Aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan),
Karena Sesungguhnya nafsu itu selalu
menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.
Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyanyang”. (Qs. Yusuf 53)
3. Manusia yang mengikuti hawa nafsu
3. Manusia yang mengikuti hawa nafsu
“Dan Allah hendak (membersihkan kamu dari dosa
dengan) menerima taubat kamu, sedang orang-orang
(yang fasik) yang menurut keinginan hawa nafsu (yang diharamkan oleh Allah itu)
hendak mendorong kamu supaya kamu menyeleweng (dari kebenaran) dengan
penyelewengan yang besar bahayanya”. (QS. An Nisa : 27).
Nah dari situ saja kita bisa lihat betapa sulitnya
menggapai amal saleh yang sempurna. Lalu pantaskah, mampukah kita masih
mengharap surga Allah??? Mungkin jawabannya tidak. Tapi tenang… Allah selalu
bermurah hati, yaitu dengan adanya program AAS ini. Bagaimana caranya? Yaitu
dengan cara mengajak orang lain beramal saleh. Kenapa? Karena…
Bismilllahirrahmanirrahim… Rasulullah bersabda
dalam haditsnya yang berbunyi:
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan
mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim
no. 1893).Sebagai contoh:
"Bersedekah".
Suatu saat kita bersedekah sebanyak 10.000. maka kita hanya mendapatkan kebaikan sebesar pahala sedekah 10.000.
Nha, coba bayangkan apa yang akan terjadi jika kita bersedekah 10.000, lalu kita mengajak (katakanlah) 100 orang untuk bersedekah (misalkan masing-masing orang akan bersedekah 10.000), maka logikanya (sesuai HR Muslim no.1893) kita juga akan mendapat pahala sebesar sedekah 100 orang @ 100.000, yaitu sebanyak:
= 10.000 (sedekah sendiri) + 100 * 100.000 (dari sedekah orang yang kita ajak sedekah)
= 10.000 + 10.000.000
=10.010.000
Nha ketahuan kan, sedekah kita yang tadinya hanya 10.000 menjadi berlipat ganda. belum lagi jika pahalanya dilipatgandakan oleh Allah. kok bisa??? iya, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 261 yang artinya:
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih (biji) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Nggak berhenti disitu. bayangkan lagi jika orang
yang mengajak kita bersedekah mengajak orang lain lagi untuk bersedekah... masya
Allah, maha besar Allah.. maka pahala yang akan Allah berikan akan
berlipat-lipat... makanya yuuuk ah, berlomba-lomba mengajak pada kebaikan. Nha,
kali ini saya cuma mau ngajak satu hal kecil yang sering disepelekan kaum hawa
nih.... apaa ituuuu? jaurob.... iya jaurob, kaos kaki.....
"yuuuk ah pakai kaos kaki... ingat yaaa,
telapak dan punggung kaki kita adalah aurat, maka tutupilah.... (saya juga
sering lupa ini.... yuk bareng-bareng berbenah...)... Ingat!!! pakai kaos
kakinya ya solehah... terutama jika akan bertemu (atau keluar rumah yang
kira-kira akan dilihat oleh...) orang yang bukan mahramnya.... ini sepele, tapi
susah banget untuk bisa istiqomah melakukannnya... (pengalaman pribadi yaaaah? π
π
π
)...
jangan lupa ajak orang lain juga agar menutup aurat dengan sempurna...
"Pakai KAOS KAKI".. πππ
sedekahnya juga jangan lupa, sholat dhuhanya
rutinin... baca qur'annya banyakin, qiyamul lailnya diriin, ngingetin orang
lain berbuat baiknya seringin, berbakti sama orang tuanya lanjutiiin... yukkkk ah
kita laksanain..... (katanya cuma mau ngajak 1 hal kecil......??? haha...
semakin banyak mengingatkan (diiringi dengan melakukannya yaaaa), Insya
Allah... mudah-mudahan kan akan semakin banyak kebaikan yang kita peroleh....
Aamiin.... (mumpung nih ceritanya, mumpung lagi sadar..πππ)....
Wallahu a'lam bishawab (dan Allah lebih mengetahui yang sebenar-benarnya)...
