It’s been a long time yaaa since I wrote ๐ my last story…..
Kenapa sih akhir-akhir ini jarang banget nulis, padahal kata
Abang apa? Coba diingat (#emot sedih ๐ฃ).
“Time flies so fast”, emang.. Emang bener kata pepatah
tersebut (#eh itu ngomong-ngomong pepatah bukan yaaa?). Banyak banget cerita
tapi rasanya selalu kehabisan waktu untuk bisa nulis (kecuali update status
singkat, hehe). Sekalinya punya waktu luang, pasti deh dimanfaatin untuk gain
energy.. hehe… bahasa kerennya mah tiduuuurrrr… Gimana enggak? akhir-akhir ini kerjaan
datang silih berganti tanpa henti
seperti kerja rodi #eh (Nggak bermaksud ngeluh Ya Allah, enggak…. hanya saja
hayati lelah #eh). Mata merah karena keseringan natap layar laptop ๐ป dan HP๐ฑ (ngecekin WA masuk dari klien #eh) dan parahnya sempet dikira sakit mata,
sampai-sampai, sempat beberapa teman takut natap mata saya (hihi yang begini
ini malah menggoda untuk ditatap….). Tapi anehnya, efek dari banyaknya kerjaan yang
seolah nggak ada berhentinya ini (Alhamdulillah Zah, bersyukuuuur,
bersyukuuuur!), malah mengakibatkan timbangan berat badan naik. Biasanya kalau
saya nimbang berat badan, si jarum susah banget beranjak dari angka 44. Lha ini,
udah hampir lewat angka 45 aja…. Huffft…
Keanehan kedua, ketika flu dan batuk hampir sebulanan
nangkring di tubuh saya dan sepertinya enggan beranjak, tiba-tiba menghilang
ketika agenda saya makin padat (efek terlalu sering naik turun tangga kali
yaaa, latihan pernapasan unconsciously #lol).
Keanehan ketiga, satu persatu hal-hal yang secara nggak
sengaja bersinggungan dengan kerjaan, seolah
menuntun jejak saya pada sang idola (membuntuti lebih tepatnya mah…๐ฅ).
Saya seolah-olah dibawa dan ditunjukkan dunia sang idola, mendatangi
tempat-tempat yang pernah dikunjungi sang idola, dibawa berimaji tentang
keseharian sang idola (ah, mungkin ini efek baper aja ๐ฅ).
Nhaaa… balik ke topik yaaaa, efek kerjaan yang
bertumpuk-tumpuk ini ternyata secara nggak langsung juga berpengaruh terhadap
kerja hormon yang ada di tubuh saya. Rasa uring-uringan, kesel, seneng sebentar
terus pengen marah-marah lagi (lingkungannya kadang mendukung banget buat
marah-marah sih, hehe #buru-buru istighfar), rasa ingin menyerah lalu ingin
berjuang lagi, rasa ingin mengeluh terus sadar lagi (inget kalau Tuhan tidak
akan membebani suatu kaum di luar kemampuannya #sayapastibisaaaa). Nha efek hormon
dan krooni-kroninya yang udah saya sebutin di atas itulah yang pada akhirnya
membuat saya agak malas (lebih tepatnya sih nggak sempat) menulis. Hmmmm sebenarnya
sih apalah arti sebuah hormon kalau kita bisa mengendalikannya. Semangat semangat
Zah….!!!
Terus inti dari tulisan ini apa Zah? Intinya mah lagi suntuk
dan butuh piknik atau sekedar menikmati (menikmati lhooo yaaa, bukan sekedar
menyantap) es krim sembari ditiup semilir angin atau sekedar gowes dipagi hari
#ngarep.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar