"Mba, sepedaan lagi yuuuk", ajak Si Adik yang lagi-lagi minta gowes. Berhubung cuaca kemarin sore cukup bersahabat dan saya pulang lebih awal dari biasanya (pulang pas asar, termasuk pulang gasik.. 😁) akhirnya saya pun menyetujui ajakan Si Adik Kecil. Karena ban Si Black agak kempis, akhirnya kami memutuskan untuk singgah ke tempat pompa ban terlebih dulu agar performa Si Black dan Si Red (Red: tunggangan Si Adik Kecil) lebih oke di jalanan.
Isi angin duluuuu
"Kita mau kemana yaaah?" pikir kami sore itu. "Nhaaaa, mumpung ada partner nih, coba rute baru yuuuk, tapi jarak dekat saja (karena kebetulan kami keluar sudah agak sore). Kita mulai dari Jl. Ovis terus ke Jl. dr. Angka ya, terus di pertigaan belok kiri lewat jl. A. Yani, naiiik terus, sampai sekuatnya (kebetulan jalannya agak menanjak, hehe)", tutur saya menambahkan.
Setelah menaiki tanjakan.. 😎
Dimanakah ini???? 😃
Seberhentinya Si Black, kami beristirahat sejenak untuk melepas lelah sembari mengambil beberapa foto sebagai dokumentasi tempat-tempat yang pernah kami (kami: saya dan Black) singgahi. Keringat pun mulai bercucuran. Yessss, semoga banyak kalori yang terbakar.
Selesai mengambil gambar, kami putuskan untuk kembali ke kos karena hari sudah semakin petang. Yeeeeee... jalanannya menurun, sehingga kami tak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk mengayuh sepeda. Sembribit, eh semilir angin pun seolah membasuh dahaga (eh, menguapkan keringat ding hehe).
Kayuh terusss, terus, sampai akhirnya ada seonggok (#eh) dua baris tulisan yang merayu saya untuk berhenti dan mengambil foto kembali.
Cukup Black yang nampang 😁
Akhirnya ikut nampang juga 😁
Simpulan: jangan tunda apa yang kamu bisa lakukan sekarang. Jangan tunggu esok. Karena kita tidak pernah tahu, hal apa lagi yang akan terjadi esok hari, yang akhirnya menjadi alasan untuk menunda kembali. 😄





Tidak ada komentar:
Posting Komentar